Home arrow Berita Bappeda arrow Pemerintah Kota Makassar Butuh Investor Equilibrium Centerponit Park (ECP)
Menu Utama
Depan
Profil
Arti Lambang
Visi dan Misi
Tujuan dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pimpinan
Produk
RPJPD
RPJMD
KUA
Publikasi Data
Perundang-Undangan
Potensi Sumber Daya
Potensi Daerah
Peluang Investasi
Data Spasial
Data Non Spasial
Layanan
Kontak
Pengajuan Bersama
Suara Masyarakat
Buku Tamu
Pengumuman Lelang
Rubrik
Berita Terbaru
Berita Bappeda
Jurnal Bappeda
Masyarakat Menulis
Artikel
Login





Lupa Kata Sandi?
Belum memiliki akun? Daftar
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini56
mod_vvisit_counterKemarin168
mod_vvisit_counterPekan ini703
mod_vvisit_counterBulan ini2156
mod_vvisit_counterTotal99425
Saat ini ada 18 tamu-tamu online
Joomla extensions and Joomla templates by JoomlaShine.com
Pemerintah Kota Makassar Butuh Investor Equilibrium Centerponit Park (ECP) PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh administrator   
Senin, 08 September 2008
ImageMakassar, Proyek raksasa The Equilibrium of Indonesia atau Equilibrium Centerponit Park (ECP) direncanakan dimulai dibangun 2009 mendatang.Pihak pemprov dengan bantuan pusat dan APBD Kota Makassar, akan membangun trigger atau kawasan pemicu. Selebihnya, pihak pemprov membutuhkan investor.

Khusus trigger, pemprov butuh dana Rp 153 miliar. Jika total anggaran reklamasi Rp 500 miliar, maka pemprov menunggu investasi sebesar Rp 347 miliar. Konsultan Tata Kota Makassar, Danny Pomanto, yang dilibatkan dalam mega proyek ini, Rabu, 3 September mengatakan, jika kawasan pemicu sudah dibangun, maka investor dipastikan akan langsung masuk. Alasannya, trigger ini merupakan kawasan penanda bahwa kawasan ini sudah mulai dibangun.

Untuk kawasan trigger ini, menurut Danny butuh lahan 36,5 hektare. Di trigger ini nantinya menjadi tempat masjid Rahimakumullah atau dikenal dengan "Tajmahal". "Di sekitar trigger nanti akan dibangun tempat golf, serta kawasan elite diplomat yang dipersewakan," beber Danny. (amr-faj)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >